Setelah lama mendapat kritik karena sulitnya pengguna mendapat bantuan ketika akun dibajak atau terkunci. Meta kini mengambil tindakan serius dengan memperkenalkan pusat dukungan baru bertajuk Support Hub. Mengutip Phone Arena, Support Hub dirancang untuk membuat proses pemulihan akun menjadi lebih cepat, mudah, dan andal. Meta mengakui bahwa selama ini banyak pengguna di Facebook dan Instagram merasa frustasi saat mencoba memulihkan akun mereka.
Proses berbelit dan sulit dijangkau membuat banyak pelaporan bahkan tidak ditangani. Hal ini dinyatakan sebagai salah satu momok terbesar platform tersebut. Sebagai respon, Meta kini menggabungkan semua fitur dukungan, dari pelaporan masalah, panduan pemulihan, hingga panduan keamanan, ke dalam satu tempat terpadu di aplikasi.
Asisten ini akan membantu pengguna di Facebook memulihkan akun, mengatur ulang kata sandi, atau memperbaiki pengaturan privasi. Selanjutnya, Meta berencana memperluas layanan ini ke aplikasi lain yang dinaunginya, termasuk Instagram.
Selain asisten AI, Meta memperbarui sistem pemulihan agar lebih fleksibel dan responsif. Jika dikunci dari akun, kini pengguna bisa melalui alur pemulihan lebih jelas, disertai peringatan risiko aktivitas, dan notifikasi via SMS atau email.
Metode verifikasi pun diperluas: pengguna bisa membuktikan identitas melalui “selfie video” jika perlu. Sistem juga mampu mendeteksi perangkat dan lokasi login sebelumnya — fitur penting untuk memastikan bahwa pemulihan dilakukan oleh pemilik asli akun.